TargetInvestigasi.co.id, Bolaang Mongondow – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kotamobagu kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang inklusif melalui kegiatan Jemput Bola Berbasis HAM yang dilaksanakan di Desa Mopuya, Kabupaten Bolaang Mongondow, pada Selasa (11/11/2025).
Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Seksi Dokumen dan Izin Tinggal Keimigrasian, Aditya Hermawan, dan didampingi oleh Plt. Kepala Sub Seksi Dokumen Perjalanan, Sahmir Sarmin beserta tim pelaksana.
Kegiatan ini difokuskan untuk melayani pemohon paspor calon jemaah umrah, yang sebagian besar berdomisili jauh dari kantor imigrasi.
Melalui pendekatan jemput bola, petugas imigrasi mendatangi langsung lokasi masyarakat untuk melakukan proses verifikasi data dan pengambilan biometrik, sehingga masyarakat tidak perlu menempuh jarak jauh untuk mendapatkan layanan.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kotamobagu, Harapan Nasution, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan pelayanan yang PRIMA.

“Pelayanan jemput bola berbasis HAM ini bukan sekadar mendekatkan layanan, tetapi juga memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat memiliki akses yang sama terhadap pelayanan keimigrasian. Dengan prinsip PRIMA, yang menekankan Profesional, Responsif, Inklusif, Mudah, dan Akuntabel, kami berkomitmen memberikan layanan terbaik bagi seluruh masyarakat, khususnya calon jemaah umrah,” ujar Harapan.
Selain memberikan kemudahan bagi masyarakat yang akan menunaikan ibadah umrah, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi warga terkait pentingnya dokumen keimigrasian yang sah dan tertib administrasi.
Melalui kegiatan Jemput Bola Berbasis HAM ini, Kantor Imigrasi Kotamobagu berharap dapat memperluas jangkauan layanan keimigrasian bagi masyarakat,
meningkatkan kesadaran akan pentingnya dokumen yang sah, serta memastikan pelayanan publik yang inklusi, humanis, berperspektif HAM, dan berprinsip PRIMA.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Imigrasi Kotamobagu untuk memberikan layanan yang profesional, mudah diakses, dan akuntabel bagi seluruh lapisan masyarakat.
(**Jefry).













