Demi Memajukan Pendidikan, Lapas Tahuna Laksanakan Simulasi Ujian Kesetaraan

Berita Utama881 Dilihat

TargetInvestigasi.co.id, Sangihe – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tahuna melaksanakan Simulasi Ujian Pendidikan Kesetaraan (UPK) bertempat di ruang aula lapas, Sabtu (04/05/2024).

Seksi Pembinaan bekerja sama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Pioner Sangihe,

memfasilitasi para WBP yang tergabung dalam kelompok belajar kejar paket A, B dan C untuk melaksanakan simulasi Ujian Pendidikan Kesetaraan (UPK).

Sebanyak 5 orang WBP yang terdaftar dalam pembinaan pendidikan kesetaraan, mulai melaksanakan simulasi UPK berbasis komputer dengan didampingi petugas pembinaan pendidikan dan operator PKBM Pioner Sangihe.

“Kalapas Kelas IIB Tahuna Suharno SH.MH, menginstruksikan kepada jajaran pembinaan pendidikan untuk mempersiapkan dengan baik segala hal teknis serta kesiapan diri WBP untuk mengikuti ujian pendidikan kesetaraan berbasis komputer yang rencananya akan dilaksanakan bulan Mei ini,” ujar Suharno.

Suharno juga menghimbau kepada 5 orang WBP tersebut agar serius mengikuti setiap instruksi petugas dan tahapan-tahapan yang ada menjelang ujian nanti.

“Saya harapkan para WBP yang mengikuti simulasi saat ini untuk tekun belajar dan taat mengikuti setiap aturan yang ada, agar pada saat ujian nanti bisa memperoleh hasil yang memuaskan. Simulasi ini merupakan tahap pertama dalam ujian kesetaraan WBP, selanjutnya akan ada gladi dan ujian utama. Untuk itu, lapas Tahuna bersama pusat kegiatan belajar masyarakat pioneer Sangihe mengharapkan kepada 5 orang WBP ini semoga bisa lulus dalam ujian tahun ini dan bisa memperoleh ijazah yang bisa berguna bagi mereka dalam mencari pekerjaan ketika bebas nanti,” pungkas Suharno.

Dalam pelaksanaan simulasi ini juga turut hadir Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubag TU) Lapas Tahuna, Mochaimin, selaku koordinator pembinaan pendidikan kesetaraan,

beliau turut memberikan semangat dan dukungan kepada WBP yang akan mengikuti ujian kesetaraan nanti.

“Dengan diadakannya simulasi ini, diharapkan bisa memberi pengalaman tersendiri bagi para WBP sebelum mereka mengikuti ujian yang sesungguhnya, karena ujian kesetaraan ini dilaksanakan penuh menggunakan sistem komputerisasi,” tutur Mochaimin.

Pelaksanaan simulasi UPK berbasis komputer ini, berjalan dengan tertib dan lancar dan situasi Lapas Kelas IIB Tahuna dalam keadaan aman dan kondusif selama simulasi berlangsung.

( Elisabeth )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *