Damkar dan TNI AD: Respon Cepat Cegah Kebakaran Meluas di Asrama Gabungan Sapta Marga XIV Wanea

Berita Utama, Manado296 Dilihat

TargetInvestigasi.co.id, Manado –  Respons cepat Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Manado bersama TNI AD berhasil mencegah kebakaran meluas di Asrama Gabungan (Asgab) Sapta Marga XIV, Kelurahan Wanea, Lingkungan I, Kecamatan Wanea, Kota Manado, Minggu (21/12/2025) sekitar pukul 23.45 Wita,

mengakibatkan tujuh unit rumah terdampak, terdiri dari enam unit yang dihuni dan satu unit kosong, namun tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian itu.

Kebakaran pertama kali diketahui setelah salah satu penghuni asrama melihat kepulan asap disertai api keluar dari plafon rumah di bagian tengah kompleks. Laporan segera disampaikan kepada Dinas Damkar Kota Manado, sehingga penanganan dapat dilakukan dalam waktu singkat.

Sekitar pukul 23.57 Wita, lima unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman.

Dengan dukungan para penghuni asrama serta personel TNI AD di lokasi, api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya pada Senin (22/12/2025) pukul 00.35 Wita.

Kapengdam XIII/Merdeka Kolonel Inf Daniel E.S. Lalawi S.I.P., menyampaikan, kecepatan respons ini menjadi faktor penting dalam mencegah api menjalar ke rumah-rumah lain yang berada dalam kompleks padat hunian tersebut.

“Apabila penanganan tidak dilakukan secara cepat, kebakaran berpotensi meluas dan berdampak pada lebih banyak rumah, mengingat jarak antar bangunan yang relatif berdekatan. Tapi berkat langkah sigap Damkar dan TNI AD, kerugian mampu meminimalkan, serta keselamatan para penghuni asrama tetap terjaga,” kata Kapengdam.

Sebagai tindak lanjut pengamanan dan penyelidikan, pada pukul 02.00 Wita personel Denpom XIII/1 Manado memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian.

“TNI AD juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan pasca kejadian serta membantu kebutuhan awal para penghuni terdampak. Akibat kejadian tersebut, tujuh unit rumah mengalami kerusakan berat akibat terbakar dan satu unit sepeda motor turut terdampak,” ucap Lalawi.

Dugaan sementara, kebakaran disebabkan oleh korsleting arus listrik dari salah satu rumah. Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.

“Menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait dalam menjaga keamanan lingkungan serta melakukan penanganan cepat setiap kejadian darurat, guna mencegah dampak yang lebih besar bagi masyarakat,” pungkasnya.

(**Jefry).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *