TargetInvestigasi.co.id, Minahasa – Pemerintah desa Tounelet kecamatan Kakas Tahun anggaran 2024 ini kembali melakukan pembangunan Sanitasi Pemukiman Saluran Drainase sepanjang 200 meter yang dilaksanakan di dua lokasi jaga 2 dan jaga 5 desa Tounelet, Senin (22/04/2024).
Pembangunan drainase ini merupakan hasil keputusan Musyawarah Desa dan dituangkan serta disusun dalam penganggaran APBDes 2024.
Pembangunan Saluran Drainase ini masih sangat sibutuhkan oleh desa karena belum semua jalan di desa yang ada sudah di lengkapi dengan saluran drainase.
“Pembangunan Ini dimaksudkan untuk mengantisipasi kemungkinan datangnya hujan deras akan menggenangi rumah sebahagian penduduk karena masih banyak rumah warga yang tergenang air bila hujàn deras datang sehingga masih perlu bagi kami utk membangun sanitasi pemukiman,” kata Hukum Tua Desa Tounelet Youber Stenly Lengkoan.
Hal ini juga masih sangat dibutuhkan oleh desa utk dilaksanakannya karena struktur tanah didesa Tounelet yang rata sehingga kalu saluran drainase tidak dibangun dikhawatirkan akan menggenangi beberapa rumah penduduk.
Selanjutnya dalam rangka meningkatkan perkonomian masyarakat desa Tounelet melalui program Ketahanan Pangan desa,

yang di putuskan melalui Musyawarah Desa sedang melaksanakan pembuatan 20 buah perahu bagi nelayan yang mana di desa Tounelet sebahagian besar masyarakat berprofesi sebagai nelayan,
dan beberapa diantara mereka telah kesulitan untuk membuat perahu sendiri sehingga ide pengadaan perahu ini terlaksana karena beberapa nelayan tidak lagi mencari ikan disebabkan perahu yg mereka miliki sudah rusak sehingga profesi masyarakat sbg nelayan tidak mereka kerjakan lagi dan menganggur.
Namun ada juga beberapa nelayan yang hanya meminjam perahu kepada rekan atau saudaranya bila perahunya tidak digunakan.
“Kami pemerintah desa berharap agar nelayan penerima perahu tersebut menjaganya dengan baik dan merawat dengan baik perahu tersebut sehingga boleh digunakan lebih lama dan diharapkan juga nelayan rajin ke danau untuk menangkap ikan sehingga boleh meningkatkan perkonomian keluarga nelayan,” harap Kuntua Stenly.
Karena dana desa masih terbatas sehingga baru 20 nelayan yang menerima program Ketahanan Pangan tersebut.
Dan untuk masyarakat desa yang berprofesi sebagai petani, Pemdes Tounelet Kakas juga akan menyerahkan mesin potong rumput guna membantu petani membersihkan kebun mereka sebelum ditanami, dan pengadaan mesin akan dilaksanakan beberapa waktu kedepan setelah selesainya pembuatan perahu yang dilaksanakan oleh warga desa Tounelet sendiri yang berprofesi sebagai tukang yang kami nilai cukup ahli dalam merancang dan membuat perahu tersebut.
“Kepada masyarakat nelayan dan petani yang belum mendapatkan program ketahanan pangan desa Tounelet tahun ini kami harap untuk bersabar bila memungkinkan kita akan akomodir lagi ditahun anggaran berikutnya (tahun 2025) Kegiatan ini tentunya berguna utk meningkat perekonomian masyarakat melalui program ketahanan pangan desa yang dialokasikan dari Dana Desa tahun 2024 ini,” tutup Kuntua Youber.
(Jefry)









