Kapolres Bantah Keras Pemberitaan Terima Setoran dari Bandar Togel, Itu Hoaks Tak Ada Klarifikasi Lebih Dulu

Targetinvestigasi.co.id, Sangihe – Adanya pemberitaan terkait Kapolres Sangihe terima setoran dari bandar togel, Senin (24/03/2024).

barang ilegal bahkan tambang mendapatkan bantahan keras dari  AKBP Dhana Ananda Syahputra SH.,SI.K.,M.Si.,

selaku kapolres kepulauan Sangihe
Pemberitaan dari media Tribun manado.co.id (nie) dan Fb oleh akun palsu Chenayang Takaulikang bahkan si oknum Alferd Silangen Pontolando, tidaklah benar alias hoaks !!.

Saat di temui di ruang kerjanya oleh media dan relawan JPKP Sangihe,

Kapolres membantah keras pemberitaan tersebut hoaks dan sepihak, karena tidak pernah dikonfirmasikan ke saya sebagai Kapolres kepulauan Sangihe.

“Dirinya juga membantah keras tudahan dari pemberitaan media tersebut terkait penerimaan setoran dari bandar togel, barang ilegal dan tambang yang diberikan oleh okmun tertentu ke Kapolres Sangihe
dengan tuduhan si oknum pemberita tersebut. Saya juga tidak tahu beritanya dapat dari mana tanpa klarifikasi langsung ke saya bahkan lewat via handphone ke saya juga tidak pernah,” tegas Dana.

Lebih lanjut Kapolres membantah pemberitaan terkait setoran tersebut tidak benar dan hoaks apalagi postingan menggunakan akun palsu mengatasnamakan dirinya anggota polres bahkan jelas bukan hanya Kapolres yang diserang tapi polres juga diserang, tidak tau maksudnya apa yang jelas itu berita hoaks dan kaitan masalah itu sudah ada yang membuat pengaduan atas nama yang di sebut di dalam pemberitaan itu.
Ucap Kapolres terhadap akun itu akan diselidiki dan di jerat undang-undang ITE , menurut kapolres akun tersebut palsu , orangnya juga palsu bahkan gambar di ambil dari situs akun judi.

“Bila gantlamen harus bawah bukti dan ke polres langsung , ucapnya.”

Pesan Kapolres terlebih khusus bagi masyarakat pengguna media sosial hati-hati jangan menyebarkan berita yang belum tentu kebenarannya dan bila ada yang menyebarkan berita tersebut bisa masuk dalam undang – undang ITE bahkan bisa di tuntut.

“Saya akan selidiki media tersebut, terkait pemberitaan itu karena ini sudah mencemarkan nama baik saya bahkan seluruh kepolisian kepulauan Sangihe dengan pemberitaan hoaks karena setiap menaikan berita itu harus ada klarifikasi terlebih dulu bukan seenaknya main tulis berita saja,” tandasnya.

( Elis )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *