Personil Gabungan Piket Fungsi dan Peleton Siaga C Tertibkan Permainan Meriam Rakitan Anak-Anak

Targetinvestigasi.co.id, Sangihe –  Personil gabungan piket fungsi dan Peleton siaga C menyita lima belas meriam kaleng dan empat botol cairan spritus dari anak-anak di kecamatan Tahuna Barat Kelurahan Pananekeng, di boulevard Apengsembeka, di Kelurahan Soataloara ,di boulevard Tidore, dan di boukevard Towoe, sabtu (23/12/2023).

Giat patroli dipimpin oleh Pa Siaga ‘C’ ops lilin samrat 2023 iptu Thomas B Pamasi dan Padal Ipda Stanly A R Londok ,untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas di wilayah hukum polres kepulauan Sangihe.

Apel kesiapan dipimpin langsung oleh ipda Stanly A R Londok,SH.
Adapun rute patroli roda enam tersebut mulai Mako Polres kepulauan Sangihe, Kelurahan sawang bendar, apengsembeka,Santiago, , Manente, Pananekeng, Pusat kota Tahuna, sepanjang boulevard Apengsembeka,kelurahan Sawang Bendar,Tona II; boulevard Tidore kembali lagi ke mako polres.

Stanly mengatakan bahwa meriam kaleng merupakan meriam rakitan yang terbuat dari kaleng. Saat ini, sedang ramai digunakan anak-anak terutama pada saat menjelang tahun baru.

Hasil patroli tersebut polisi mengamankan lima belas buah meriam rakitan dan empat botol cairan spritus.

Polisi segera mengamankan benda tersebut dan mengumpulkan anak-anak yang bermain meriam blek tersebut untuk diberi pembinaan lebih lanjut.

Ia mengatakan, keberadaan meriam kaleng sudah masuk kategori menggangu kenyamanan dan meresahkan masyarakat.

“Suaranya meriam ini sangat keras sekali. Tidak apa-apa kalau dia hanya asal bunyi saja, tapi hal ini juga sangat bahaya sekali bagi anak-anak, dan pastinya bisa membuat orang jantungan.
Dia menerangkan, meriam rakitan ini merupakan mercon yang terbuat dari kaleng bekas dan dibunyikan dengan cara mengisi cairan spritus diujung pipa yang terpasang pematik api,”ujarnya.

Jika pematik ditekan, maka meriam kaleng tersebut akan mengeluarkan suara dentuman sesuai dengan besar dan panjangnya meriam tersebut.

Selain menyita, pihaknya juga memberikan teguran kepada anak-anak yang membuat meriam tersebut dan langsung dimusnahkan dengan cara dipukulkan di dinding bahu jalan.
Patroli tersebut berjalan dengan aman , kondusif dan lancar.

(Elisabeth)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *